Contoh Business Plan Souvenir


BAB I

1.1   Deskripsi Bisnis

1.1.1        Potensi Pasar

Pernikahan adalah upacara pengikatan janji nikah yang dirayakan atau dilaksanakan oleh dua orang dengan maksud meresmikan ikatan perkawinan secara norma agama, norma hukum, dan norma sosial. Upacara pernikahan memiliki banyak ragam dan variasi menurut tradisi suku bangsa, agama, budaya, maupun kelas sosial. Penggunaan adat atau aturan tertentu kadang-kadang berkaitan dengan aturan atau hukum agama tertentu pula.
Pernikahan dalam Islam merupakan fitrah manusia dan merupakan ibadah bagi seorang muslim untuk dapat menyempurnakan iman dan agamanya. Dengan menikah, seseorang telah memikul amanah tanggung jawabnya yang paling besar dalam dirinya terhadap keluarga yang akan ia bimbing dan pelihara menuju jalan kebenaran. Pernikahan memiliki manfaat yang paling besar terhadap kepentingan-kepentingan sosial lainnya. Kepentingan sosial itu yakni memelihara kelangsungan jenis manusia, melanjutkan keturunan, melancarkan rezeki, menjaga kehormatan, menjaga keselamatan masyarakat dari segala macam penyakit yang dapat membahayakan kehidupan manusia serta menjaga ketenteraman jiwa. Dewasa ini pernikahan di Aceh mengalami peningkatan setiap tahunnya.
Jika dilihat berdasarkan data, jumlah nikah dan banyaknya rumah tangga di Aceh mengalami peningkatan setiap tahunnya. Itu terlihat jelas dengan pelaksanaan akad nikah yang dilaksanakan di KUA (Kantor Urusan Agama) maupun Masjid pilihan yang hampir terjadi setiap harinya. Berikut tabel perincian jumlah nikah dan banyaknya rumah tangga di Aceh:
Table 1
Jumlah Nikah dan Banyaknya Rumah Tangga di Aceh, 2013-2015
Tahun
Jumlah Nikah
Banyaknya Rumah Tangga
2013
40.478
1.141.600
2014
40.565
1.164.200
2015
42.969
1.186.600
Sumber : Badan Pusat Statistik
Berdasarkan tabel di atas, kita bisa melihat bahwa jumlah nikah pada periode 2013 hingga 2015 selalu di atas 40ribu jumlah nikah, dimana tahun 2015 mengalami peningkatan jumlah nikah sebesar 2.404 (dari 40.565 jumlah nikah menjadi 42.969 jumlah nikah). Selain itu, banyaknya rumah tangga juga mengalami peningkatan yang tinggi dari periode 2013 hingga 2015, dimana setiap tahunnya bertambah lebih dari 22ribu rumah tangga di Aceh.

1.1.2                    Masalah Pasar yang ingin dimasuki

Pernikahan di Aceh memiliki adat dimana kedua mempelai mengadakan pesta pernikahan yaitu ketika Tueng Linto Baroe (tueng-menerima, linto-laki-laki, baroe-baru) dan Tueng Dara Baroe (tueng-menerima, dara-perempuan, baroe-baru). Ketika tamu datang ke acara pesta pernikahan, tak lupa para tamu membawa kado sebagai ucapan selamat pernikahan dan tuan rumah acara meyediakan souvenir sebagai ucapan terima kasih sudah menghadiri acara pesta. Disinilah letak permasalahan, dimana souvenir khusus untuk acara pernikahan sulit untuk didapatkan, souvenir yang kurang update, harga yang kurang bersahabat dengan budget pernikahan, serta souvenir yang kurang sesuai dengan acara pernikahan.
Dengan permasalahan ini, bisnis kami hadir untuk mengatasi permasalahan yang terjadi dengan menawarkan kemudahan untuk mendaparkan souvenir pernikahan, souvenir terbaru atau terupdate, harga yang terjangkau dengan kualitas baik, serta sesuai dengan acara pesta pernikahan.

1.2   Sekilas tentang Bisnis

Nama usaha saya adalah Toke Souvenir Aceh, dimana pengambilan nama ini mengandung makna setiap katanya. Toke mengandung makna sebagai bos atau pemimpin, ini sebagai doa untuk saya supaya menjadi seorang  pemimpin yang bisa membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain. Souvenir makna sebagai gambaran dari usaha yang saya jalankan. Aceh mengandung makna sebagai lokasi utama target pemasaran saya.
Usaha ini merupakan usaha baru yang akan saya rintis pada awal tahun 2019 (bulan Januari), sebagai gebrakan baru di dunia perdagangan souvenir yang berfokus pada souvenir pernikahan. Usaha ini termasuk kedalam usaha rumahan, dimana barang akan dipasok di rumah saya (Desa Cot Preh, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar) dan bisa diambil atau dilihat barang langsung di rumah saya. Saya juga menyiapkan sebuah logo untuk mempermudah masyarakat mengenali dan mengingat usaha saya, berikut logo usaha saya:

1.3   Visi, Misi dan Motto

1.3.1        Visi

Menjadi pemasar souvenir pernikahan terbesar, terbaik dan terkemuka di Indonesia

1.3.2        Misi

Ø  Memberikan produk kualitas terbaik.
Ø  Memberikan pelayanan terbaik.
Ø  Bekerja secara optimal dan lebih baik setiap harinya.
Ø  Menambah mitra kerja bermutu.
Ø  Mengembangkan pemasaran dengan cara baru.
Ø  Memperhatikan lingkungan dan sosial.

1.3.3        Motto

Melayani pelanggan sepenuh hati dengan kepuasan pelanggan prioritas utama.

BAB II

2.1   Analisis Pasar

2.1.1        Segmentation (Segmentasi Pasar)

Segmentasi pasar usaha ini adalah para masyarakat yang mengadakan pesta pernikahan, terutama para pemuda pemudi yang mencari souvenir yang terupdate, unik dan sesuai dengan acara pesta mereka.
a.       Geografi
Jika dilihat secara geografis, usaha ini didirikan di daerah kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, dimana daerah ini masih kental akan adat Tueng Linto Baroe  dan Tueng Dara Baroe, serta tidak ada toko souvenir pernikahan, sehingga bisa dikatakan sebagai lokasi yang tepat untuk memulai usaha ini
b.      Demografi
Konsumen yang dituju adalah konsumen yang berada disekitar lokasi usaha, namun target utamanya ditujukan pada:
•         Masyarakat yang akan mengadakan pesta pernikahan
•         Jenis kelamin: laki-laki dan perempuan
•         Tingkat ekonomi : difokuskan pada kalangan menengah ke atas
c.       Psikografi
Dari sisi ini, toke souvenir aceh memiliki koleksi souvenir yang baru dan trendi dengan harga yang pas di kantong, bisa digunakan oleh anak kecil hingga orang tua, serta digunakan kapanpun, sehingga souvenir pernikahan ini membuat ingat akan kenangan pesta yang pernah di adakan.

2.1.2        Targeting (Penetapan Pasar Sasaran)

Target pasar untuk penjualan souvenir pernikahan adalah semua kalangan masyarakat yang akan mengadakan pesta pernikahan, terutama kalangan pemuda-pemudi kelas menengah.

2.1.3        Positioning (Penetapan Posisi Pasar)

Usaha kami juga memiliki logo yang unik dan imut, ini memudahkan masyarakat untuk  mengingat dan mengenal usaha kami. Selain itu, kami menyediakan sebuah tag-line menarik, dengan tujuan membuat masyarakat semakin mudah mengingat usaha kami, berikut tag-line usaha kami:
“Harga Merakyat, Kualitas Pejabat.”

2.2   Gambaran Pasar

Menurut data BPS (Badan Pusat Statistik), jumlah pernikahan yang terjadi di Aceh pada tahun 2013 hingga 2015 selalu di atas 40.000 pernikahan setiap tahunnya. Dari data tersebut, dapat diperkirakan akan banyak pesta pernikahan yang dilaksanakan, sehingga ucapan terima kasih telah menghadiri pesta pernikahan (souvenir pernikahan) akan sangat dicari dan dibutuhkan. Disinilah usaha kami hadir untuk memenuhi keinginan masyarakat akan souvenir pernikahan.

2.3   Manajemen Organisasi

Dalam usaha ini saya mencakup semua peran dalam organisasi, yang memiliki tugas sebagai penanggung jawab atas kelancaran keseluruhan proses penyediaan barang dan pemasaran, memastikan kelancaran persediaan barang, menciptakan sistem pemasaran, melakukan negosiasi bisnis, menetapkan kebijakan yang berhubungan dengan pengembangan usaha, mencatat transaksi dan dokumentasi, melakukan analisis keuangan, kelancaran distribusi produk dan peluasan pasar, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan usaha ini.

2.4   Analisis Persediaan Produk

Produk dari usaha ini di ambil dari marketplace, yaitu shopee. Dimana marketplace ini menawarkan harga yang lebih murah (seperti harga pabrik) jika dibandingkan dengan harga produk yang beredar di masyakarat, serta update produk-produk terbaru. Selain itu pembelian di shopee bisa dalam skala besar (di atas 1000pcs) dan tak lupa shopee juga menawarkan jaminan dengan pengembalian produk/uang jika produk tidak sesuai dengan deskripsi produk. Dengan memanfaatkan keunggulan yang ditawarkan di shopee, persediaan produk di usaha ini akan terjamin dengan kualitas terbaik dengan  harga yang bersahabat.
Selain dari shopee, saya juga akan membandingkan dengan marketplace lain (seperti lazada, bukalapak, dan lain-lain) dalam hal harga, produk, kualitas, dan beberapa hal lain untuk update persediaan sembari mencari supplier/rumah produksi/tangan pertama dari souvenir pernikahan.

BAB III

3.1   Kemungkinan Resiko

Dalam usaha apapun, tentu tidak luput dari hambatan. Berikut hambatan yang mungkin akan ditemui dalam bisnis ini beserta solusinya:
Ø  Resiko paling utama dalam usaha ini berhubungan dengan marketplace. Jika marketplace utama (shopee) tutup/tidak menyediakan produk souvenir pernikahan lagi, maka solusi dari saya adalah mencari produk dari marketplace lain (seperti lazada, bukalapak, dsb). Selain itu jika produk di marketplace tidak mencukupi dalam skala besar ataupun harganya lebih mahal dari harga yang beredar di masyarakat, maka solusi dari saya adalah mencari produk langsung dari rumah produksi/pabrik souvenir.
Ø  Bisnis akan bangkrut jika pengelolaan modal tidak jelas, dimana modal digunakan untuk komsumsi bukan untuk menyetok produk, jadi solusi untuk mengatasinya adalah pembukuaan yang jelas dengan mencatat seluruh perputaran uang di bisnis ini dan mengecek atau mengevaluasi pembukuan setiap bulannya yang dilakukan secara terbuka.
Ø  Adanya persaingan yang lebih kompetitif dalam penjualan souvenir pernikahan, solusi yang saya ambil adalah dengan membuat souvenir sendiri sehingga menambah nilai plus di mata konsumen dan berbeda dengan souvenir pernikahan.

3.2   Analisis Strength (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunity (kesempatan) dan Threat (ancaman)

1)      Strenght (Kekuatan)
a.    Pemilik mempunyai pengalaman yang cukup dalam hal pemasaran.
b.    Pemilik paham akan sosial media.
c.    Tempat yang aman dari pencurian.
2)      Weaknesses (Kelemahan)
a.    Pemilik belum pernah terjun ke usaha souvenir.
b.    Belum dikenal di masyarakat

3)      Opportunity (Kesempatan)
a.    Angka pernikahan kian hari semakin meningkat.
b.    Pesta pernikahan merupakan adat atau kebiasaan masyarakat.
c.    Produk bisa digunakan dalam jangka panjang.
d.    Pemasaran yang mudah.
4)      Threat (Ancaman)
a.    Persediaan stok dari marketplace kurang.
b.    Harga produk dari marketplace berubah (naik)

3.3   Strategi Pemasaran

Pemasaran merupakan salah satu kegiatan pokok yang dilakukan oleh pengusaha dalam mempertahakan kelangsungan usaha dan mendapatkan laba. Untuk pemasaran yang akan saya gunakan adalah dengan menyebarkan brosur/selebaran yang menarik di masjid-masjid yang menjadi tempat favorit untuk melangsungkan akad pernikahan, serta menempelkan brosur di KUA seputaran Banda Aceh, Aceh Besar dan sekitarnya. Untuk meningkatkan penjualan dari usaha ini, saya akan menggunakan strategi pemasaran online menggunakan aplikasi instagram (salah satu aplikasi popular yang ramai digunakan masyarakat). Jadi dengan menggunakan instagram akan dengan mudah memperkenalkan produk dan usaha yang sedang saya rintis.

3.4   Strategi Harga

Dalam usaha ini saya akan menggunakan beberapa strategi penentuan harga untuk memajukan usaha ini, yaitu:
Ø  Penetration Price: menentukan harga awal yang murah dengan tujuan untuk penetrasi pasar dengan cepat dan juga membangun loyalitas merek dari pada konsumen.
Ø  Multiple-Unit Pricing: memberikan potongan harga tertentu apabila konsumen membeli produk dalam jumlah yang banyak.
Ø  Memberikan harga khusus kepada langganan dan reseller.

3.5   Strategi Pengembangan Usaha

Ø  Membuka sebuah toko yang berada dipusat kota / keramaian
Ø  Menambah variasi dari souvenir pernikahan
Ø  Meningkatkan jumlah persediaan souvenir pernikahan
Ø  Memproduksi souvenir pernikahan sendiri
Ø  Menjalin kerjasama dengan berbagai Event Organizer (EO)
Ø  Memiliki situs website sendiri

3.6   Corporate Social Responsibility (CSR)

Ø  Mempekerjakan masyarakat sekitar dan mahasiswa UIN Ar-Raniry (terutama dari FEBI)
Ø  Memiliki manajemen zakat yang baik
Ø  Mengajarkan cara pemasaran dan membuat pelanggan menjadi langganan kepada UMKM sekitar
Ø  Ikut serta dalam pameran adat ataupun hal yang berhubungan dengan adat istiadat
Ø  Ikut serta dalam acara motivasi kewirausahaan jiwa muda

Sistem Informasi Manajemen Warnet


Studi kasus di salah satu warnet yang ada di Banda Aceh

Jenis Usaha :
Warnet (warung internet)

Sistem Informasi Manajemen :
Sistem Informasi Analisis Software (software information systems) yaitu menyediakan informasi mengenai semua hal yang berhubungan dengan software baik software operational system, software application, software supporting dan semua hal yang berhubungan dengan pengelolaan software.
Billing warnet.

Komputerisasi :
usaha warnet ini sebagian besar menggunakan komputerisasi, dimana mereka menghitung biaya penggunaan komputer menggunakan software yang dikenal dengan istilah ‘billing warnet’ kemudian mereka juga mengunakan aplikasi untuk menghitung uang masuk dan uang keluar.

Manager :
Yang menjadi manager di warnet adalahh pemilik itu sendiri, beliau bertugas untuk merekrut karyawan, mengajarkan cara kerja di warnet kepada karyawan, tugas yang harus dikerjakan kepada karyawan, pembukuan uang masuk dan keluar, memanggil teknisi untuk memperbaiki komputer yang rusak, membeli keperluan perangkat yang dibutuhkan, dll.

Laporan Keuangan :
Pemasukan :
± Rp. 1.200.000/hari
Pengeluaaran :
Gaji Karyawan            Rp. 50.000/hari/orang
Listrik                          Rp. 600.000/bulan
Wi-fi                            Rp. 820.000/bulan

Stok Barang :
25 unit komputer

Sistem Peredaran Darah pada Manusia


Sistem Peredaran Darah pada Manusia

Sistem peredaran darah pada manusia (sistem kardiovaskular pada manusia) atau sistem sirkulasi adalah sistem organ yang memungkinkan darah beredar ke seluruh tubuh serta membawa nutrisi (seperti asam amino dan elektrolit), oksigen, karbon dioksida, dan hormon ke sel tubuh untuk memberikan makanan ke sel, melawan penyakit, menstabilkan suhu dan pH, dan mempertahankan homeostasis. Ilmu yang mempelajari aliran darah disebut hemodinamik. Sedangkan ilmu yang mempelajari sifat-sifat aliran darah disebut hemorheologi.
Sistem peredaran darah terdiri dari sistem kardiovaskular yang berfungsi untuk mendistribusikan darah dan sistem limfatik yang mengedarkan getah bening. Kedua sistem tersebut terpisah satu sama lain. Peredaran getah bening memakan waktu yang lebih lama dari peredaran darah. Darah adalah cairan yang terdiri dari plasma darah, sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit yang diedarkan oleh jantung melalui sistem vaskuler vertebrata. Darah membawa oksigen dan nutrisi ke seluruh jaringan tubuh dan mengangkut limbah buangan dari jaringan tersebut. Getah bening pada dasarnya adalah hasil daur ulang plasma darah yang berlebih setelah disaring dan dibawa ke sistem limfatik. Sistem kardiovaskular (berasal dari bahasa Latin yang berarti “jantung” dan “pembuluh”) terdiri dari darah, jantung, dan pembuluh darah. Sedangkan getah bening, kelenjar getah bening, dan pembuluh darah bening membentuk sistem limfatik.
Manusia memiliki sistem kardiovaskular tertutup (artinya darah tidak pernah keluar dari jaringan arteri, vena, dan kapiler). Hewan vertebrata juga memiliki sistem kardiovaskular tertutup. Sistem limfatik adalah sistem terbuka karena cairan yang jumlahnya berlebih harus dikembalikan ke darah.
1. Struktur Sistem Peredaran Darah pada Manusia
1.1. Sistem Kardiovaskular
Komponen penting dari sistem kardiovaskular manusia adalah jantung, darah, dan pembuluh darah. Sistem ini mencakup sirkulasi paru-paru yang memberikan oksigen ke darah dan membawa keluar karbon dioksida dan uap air dari tubuh. Orang dewasa rata-rata memiliki sekitar 5 sampai 6 liter darah, itu merupakan 7% dari total berat badan. Sistem pencernaan pada manusia bekerja dengan sistem sirkulasi untuk memberikan nutrisi ke jantung.
Sistem kardiovaskular manusia tertutup yang berarti darah tidak pernah meninggalkan jaringan pembuluh darah. Sebaliknya, oksigen dan nutrisi dapat berdifusi keluar dari lapisan pembuluh darah dan memasuki cairan interstitial. Cairan tersebut kemudian membawa oksigen dan nutrisi ke sel serta membawa karbon dioksida dan limbah keluar dari sel dan masuk ke pembuluh darah. Komponen lain dari sistem peredaran darah adalah sistem limfatik, yang terbuka.
1.2. Darah
Darah adalah jaringan fungsional yang terdiri dari plasma darah dan sel-sel darah. Fungsi utama darah adalah untuk mengangkut sari-sari makanan dan oksigen ke seluruh tubuh serta untuk membawa sisa metabolisme untuk dibuang melalui sistem ekskresi. Darah mengandung plasma darah dan sel darah. Plasma darah adalah cairan yang terdapat di dalam darah yang terdiri dari 91,5% air. Sel darah terdiri dari eritrosit (sel darah merah), leukosit (sel darah putih), dan trombosit (keping darah). Fungsi eritrosit adalah sebagai pembawa sari-sari makanan dan oksigen karena mengandung hemoglobin. Fungsi leukosit adalah sebagai antibodi. Sedangkan fungsi trombosit adalah untuk membekukan darah yang keluar dari tubuh karena luka.
1.3. Arteri
potongan melintang arteriArteri (pembuluh nadi) adalah pembuluh darah berdinding tebal yang membawa darah beroksigen dari jantung ke seluruh jaringan tubuh. Dalam gambar anatomi, arteri digambarkan berwarna merah, meskipun tidak benar-benar berwarna merah. Dinding arteri lebih tebal dibandingkan dinding vena dan keduanya terdiri dari tiga lapisan: endothelium (bagian dalam), otot polos dengan serat elastis (bagian tengah), dan jaringan ikat dan serat elastis (bagian luar). Darah mengandung oksigen memasuki arteri setelah keluar dari ventrikel kiri (bilik kiri) melalui katup aorta. Bagian pertama dari arteri adalah aorta yang merupakan arteri terbesar dan memiliki dinding yang tebal. Arteri akan menuju bagian atas tubuh terlebih dahulu baru kemudian ke bagian bawah tubuh.
1.4. Kapiler
Kapiler adalah pembuluh darah yang sangat kecil dengan diameter antara 5-10 mikrometer yang memungkinkan terjadinya pertukaran air, oksigen, karbon dioksida, nutrien, serta limbah dengan sel di sekitarnya. Kapiler hanya terdiri dari satu lapis endothelium dan sebuah membran basal. Arteri pada akhirnya akan bercabang ke bagian-bagian kecil yang disebut arteriol dan kemudian menuju kapiler. Kapiler juga berfungsi membawa darah ke dalam vena.
1.5. Vena
Vena (pembuluh balik) adalah pembuluh darah kecil yang umumnya membawa darah terdeoksigenasi ke jantung dari jaringan. Umumnya vena membawa darah yang mengandung karbon dioksda, namun ada vena umbikalis yang membawa darah beroksigen dari paru-paru ke jantung. Dalam gambar anatomi, vena digambarkan berwarna biru, meskipun tidak benar-benar berwarna biru.
Setelah darah melalui jaringan tubuh, kapiler akan bergabung ke venula dan selanjutnya bergabung ke vena. Semua vena pada akhirnya tergabung menjadi dua vena utama yaitu vena cava superior (dari bagian tubuh diatas jantung) dan vena cava inferior (dari bagian tubuh dibawah jantung). Kedua vena tersebut masuk ke serambi kanan pada jantung.
1.6. Perbedaan Arteri dan Vena
Arteri dan vena memiliki beberapa perbedaan selain kandungan yang terdapat di darah yang dibawanya. Berikut adalah tabel perbedaan arteri dan vena:
Dilihat Dari
Arteri
Vena
Arah
Dari jantung ke seluruh tubuh
Dari seluruh tubuh ke jantung
Letak
Agak ke dalam
Agak keluar bahkan dekat dari kulit
Struktur
Lebih liat dan elastis
Lebih tipis dan tidak elastis
Denyutan
Terasa
Tidak terasa
Tekanan Darah
Lebih tinggi
Lebih rendah
Jika Terluka
Darah akan memancar
Darah akan menetes
Kandungan darah
Oksigen dan sari-sari makanan
Karbon dioksida dan uap air

1.7. Pembuluh Koroner
Oksigen dan nutrisi untuk jantung sendiri dipasok melalui pembuluh koroner. Sistem sirkulasi koroner berfungsi menyediakan pasokan darah untuk otot jantung. Sirkulasi ini berawal dari arteri di dekat aorta yaitu arteri koroner kanan dan arteri koroner kiri. Setelah memberikan suplai oksigen dan nutrisi ke otot jantung, darah kembali ke jantung melalui vena koroner dan menuju atrium kanan.
1.8. Vena Portal
Terdapat aturan umum bahwa aliran darah arteri dari jantung akan menuju ke kapiler yang akan mengarah kembali ke jantung. Vena portal hepatica (terkadang disebut vena porta) adalah pengecualiannya. Vena portal hepatika adalah kumpulan kapiler yang berada di sekitar usus dimana darah menyerap berbagai sari-sari makanan. Vena porta tidak mengarah ke jantung, melainkan ke hati (hepar) untuk memproses sari-sari makanan.
1.9. Jantung
Jantung adalah organ paling vital dalam sistem peredaran darah pada manusia. Jantung memompa darah beroksigen ke seluruh tubuh serta memompa darah terdeoksigenasi (mengandung banyak karbon dioksida) ke paru-paru. Jantung manusia terdiri dari masing-masing satu atrium (serambi) dan ventrikel (bilik). Secara total, jantung manusia terdiri dari empat ruang yaitu serambi kiri, bilik kiri, serambi kanan, dan bilik kanan. Jantung terbungkus oleh kantong perikardium yang terdiri dari dua lembar yaitu lamina panistalis (bagian luar) dan lamina viseralis (menempel pada dinding jantung).
Atrium kanan berada di sebelah kanan atas jantung. Darah yang kembali ke atrium kanan adalah darah terdeoksigenasi (miskin oksigen) dan kemudian menuju ke ventrikel kanan untuk dipompa ke arteri pulmonalis menuju paru-paru. Di paru-paru, karbon dioksida akan dikeluarkan dari darah dan oksigen akan dimasukkan ke dalam darah. Selanjutnya darah akan dibawa ke atrium kiri melalui vena pulmonalis yang selanjutnya dibawa ke ventrikel kiri untuk dipompa menuju aorta dan selanjutnya ke seluruh tubuh. Ventrikel kiri adalah bagian jantung yang terkuat karena harus memompa darah ke seluruh tubuh.
Jantung juga memiliki katup atrioventikuler (valvula bikuspidal) yang berada di antara atrium dan ventrikel jantung. Fungsi katup atrioventikuler adalah untuk mencegah aliran darah pada aorta dan arteri pulmonalis kembali menuju ventrikel selama diastole.
2. Sirkulasi dalam Sistem Peredaran Darah pada Manusia
Terdapat beberapa sirkulasi pada sistem peredaran darah pada manusia. Selain itu, sistem limfatik juga termasuk sirkulasi pada sistem peredaran darah pada manusia.
2.1. Sirkulasi Paru-Paru
Sistem peredaran darah dari paru-paru adalah bagian dari sistem kardiovaskular dimana darah kurang-oksigen dipompa dari jantung, melalui arteri pulmonalis (arteri paru-paru), ke paru-paru untuk mengambil oksigen, dan kembali ke jantung melalui vena pulmonalis (vena paru-paru). Di paru-paru (tepatnya di alveolus) terjadi pertukaran gas antara oksigen dan karbon dioksida. Suplai darah untuk paru-paru sendiri disuplai oleh sirkulasi bronkial.
2.2. Sirkulasi Otak
Otak mendapatkan suplai darah ganda yang berasal dari arteri di bagian depan (arterior) dan belakang (posterior). Arteri arterior memasok darah otak bagian depan. Sedangkan arteri posterior memasok darah ke otak bagian bekang dan batang otak. Sirkulasi dari depan dan belakang akan bergabung di Lingkaran Willis.
2.3. Sirkulasi Ginjal
Sirkulasi ginjal menerima sekitar 20% darah yang dikeluarkan oleh jantung. Ginjal menerima darah dari aorta abdominal dan selanjutnya ke vena kava ascending. Pembuluh ini selain untuk memberikan pasokan oksigen dan nutrisi ke ginjal, sirkulasi ginjal juga berfungsi sebagai tempat penyaringan darah.
2.4. Sistem Limfatik
Sistem limfatik adalah bagian dari sistem peredaran darah. Sistem ini terdiri dari pembuluh limfatik, kapiler getah bening, kelenjar getah bening, dan getah bening. Salah satu fungsi utama sistem limfatik adalah untuk membawa getah bening dan membawanya kembali ke jantung untuk kembali ke sistem kardiovaskular. Fungsi utama lainnya adalah berperan dalam sistem kekebalan tubuh pada manusia.
3. Cara Kerja Sistem Peredaran Darah pada Manusia
Peredaran darah pada manusiaSistem peredaran darah adalah sebuah siklus. Di dalam jantung, darah di vena akan masuk ke serambi kanan (atrium kanan) kemudian menuju bilik kanan (ventrikel kanan) untuk dipompa ke paru-paru melalui arteri pulmonalis. Setelah terjadi difusi dan oksigen sudah masuk ke dalam hemoglobin dan karbon dioksida dikeluarkan dari hemoglobin, darah akan dibawa menuju jantung tepatnya serambi kiri (atrium kiri) melalui vena pulmonalis. Disana darah akan dialirkan ke bilik kiri (ventrikel kiri) untuk dipompa ke seluruh tubuh. Beberapa darah memasuki usus untuk mengambil sari-sari makanan dan dibawa ke hati (liver) melalui vena porta hepatica. Ada juga darah yang menuju ke ginjal untuk melakukan penyaringan darah. Sisanya menuju ke seluruh sel di dalam tubuh untuk dilakukan metabolisme. Setelah itu, semua darah yang mengandung sisa metabolisme (karbon dioksida) akan kembali ke jantung melalui vena.
4. Fungsi Sistem Peredaran Darah pada Manusia (Fisiologi Sistem Sirkulasi)
Fungsi utama sistem peredaran darah pada manusia adalah untuk mengedarkan darah yang mengandung oksigen dan sari-sari makanan ke jaringan serta membawa residu berupa karbon dioksida ke paru-paru untuk dibuang ke luar tubuh. Hemoglobin mengikat sekitar 98,5% oksigen di dalam darah. Sisanya diikat oleh cairan darah lain.
Fungsi lain dari sistem peredaran darah adalah untuk menjaga suhu tubuh, mengembalikan sisa metabolisme (seperti karbon dioksida) ke sistem ekskresi, serta mendistribusikan hormon dan sari-sari makanan ke dalam sel.
5. Perkembangan Sistem Peredaran Darah pada Manusia
Perkembangan sistem peredaran darah pada manusia berawal dari proses vaskulogenesis di dalam embrio. Sistem arteri dan vena manusia berkembang di tempat yang berbeda pada embrio. Sistem arteri berkembang terutama dari lengkungan aorta. Sistem vena muncul pada minggu ke-4 sampai ke-8 dari embriogenesis. Sistem sirkulasi pada janin dimulai pada minggu ke-8. Sirkulasi janin yang bekerja tidak melibatkan paru-paru karena pasokan oksigen (dan nutrisi) diperoleh dari ibu melalui plasenta dan tali pusat.
5.1. Perkembangan Arteri pada Manusia
Sistem arteri manusia berasal dari lengkungan aorta dan urat nadi punggung yang mulai terbentuk pada minggu ke-4 dari kehidupan embrio. Lengkungan aorta pertama membentuk arteri maksilaris, lengkungan kedua membentuk arteri stapedial, sedangkan sistem arteri itu sendiri muncul dari lengkungan aorta 3, 4, dan 6. Lengkungan aorta kelima dengan sendirinya menghilang.
Aorta dorsal yang berada di bagian dorsal (punggung) embrio, awalnya terdapat di kedua sisi embrio. Aorta dorsal kemudian membentuk aorta. Pada aorta dorsal terdapat sekitar 30 cabang arteri yang berukurang kecil. Cabang-cabang arteri tersebut membentuk arteri interkostal, arteri pada lengan dan kaki, arteri lumbar, dan arteri sakral lateral.
5.2. Perkembangan Vena pada Manusia
Sistem vena manusia berkembang terutama dari vena vitelin, vena umbilikal, dan vena kardinal.
6. Signifikansi Klinis Sistem Peredaran Darah pada Manusia
Terdapat banyak penyakit yang mempengaruhi sistem peredaran darah termasuk penyakit kardiovaskular dan penyakit limfatik. Ahli jantung adalah tenaga medis spesialis jantung. Ada juga ahli bedah jantung yang mengkhususkan diri dalam operasi pada jantung dan sekitarnya. Ahli bedah vaskuler fokus pada pembedahan pada sistem peredaran darah.

6.1. Penyakit pada Sistem Peredaran Darah pada Manusia
Penyakit yang mempengaruhi sistem peredaran darah disebut penyakit kardiovaskular.
Kebanyakan penyakit ini disebut “penyakit gaya hidup” karena penyakit tersebut berkembang seiring menurunnya kebiasaan berolahragaan, diet yang buruk, kebiasaan merokok, dan makanan yang tidak sehat. Aterosklerosis adalah prekursor (penyebab) utama penyakit ini. Aterosklerosis adalah penyakit yang ditandai dengan adanya plak kecil pada dinding arteri. Plak tersebut dapat tumbuh hingga menyumbat arteri. Ketika arteri tersumbat, maka pasokan oksigen dan nutrisi ke sel tujuan akan terhenti sehingga sel tersebut mati. Penyakit tersebut dapat berlanjut menjadi serangan jantung atau stroke.
Berikut adalah beberapa kelainan atau penyakit pada sistem peredaran darah pada manusia:
Anemia adalah gejala kekurangan hemoglobin atau eritrosit di dalam darah.
Leukemia adalah peningkatan jumlah eritrosit secara tidak terkendali. Leukemia juga disebut kanker darah.
Thalasemia adalah anemia yang disebabkan oleh rusaknya gen pembentuk hemoglobin. Penyakit ini adalah penyakit bawaan.
Varises adalah gejala pelebaran darah pada betis.
Hemofili adalah kelainan dimana darah menjadi sukar membeku.
Penyakit kardiovaskular juga dapat disebabkan oleh bawaan sejak lahir, seperti cacat jantung. Namun, tidak semua kelainan bawaan itu berhubungan langsung dengan penyakit, sebagian besar merupakan variasi anatomi.
6.2. Teknik Pengukuran
Kondisi kesehatan sistem peredaran darah dan bagian-bagiannya dapat diukur dengan berbagai cara baik manual maupun otomatis. Contohnya adalah dengan mengukur denyut jantung dengan bantuan stetoskop dan mengukur tekanan darah dengan sphygomanometer. Ultrasonografi (USG) juga dapat digunakan untuk mengetahui kondisi kesehatan pembuluh darah.
6.3. Operasi pada Sistem Peredaran Darah
Terdapat sejumlah prosedur bedah yang dilakukan pada sistem peredaran darah, yaitu:
Operasi bypass arteri koroner
Stent koroner yang digunakan dalam angioplasty
Bedah vaskuler
Pengupasan vena
7. Sistem Peredaran Darah pada Manusia dalam Sosial dan Budaya
Sejumlah pengobatan alternatif seperti pengobatan Cina memiliki pandangan yang berbeda dalam sistem peredaran darah.
8. Sejarah Penelitian Sistem Peredaran Darah pada Manusia
Tulisan pertama yang diketahui yang membahas tentang sistem peredaran darah ditemukan pada Papirus Ebers (sekitar abad ke-16 SM), sebuah papirus medis Mesir kuno yang berisikan lebih dari 700 resep dan obat. Dalam papirus tersebut telah dikatahui bahwa terdapat sambungan dari jantung ke arteri. Orang Mesir berpikir bahwa udara masuk melalui mulut dan masuk ke paru-paru dan jantung. Kemudian dari jantung, udara menuju ke seluruh tubuh melalui arteri. Meskipun konsep tersebut hanya sebagian yang benar, hal itu merupakan salah satu awal dari pemikiran ilmiah tentang sistem peredaran darah.
Pada abad ke-6 SM, ilmu tentang sirkulasi cairan penting di dalam tubuh telah diketahui oleh Sushruta dalam Ayurveda pada zaman India Kuno. Dia juga telah mengetahui adanya arteri yang dideskripsikan sebagai “saluran”. Katup jantung ditemukan oleh seorang dokter dari sekolah Hippocratean sekitar abad ke-4 SM. Namun fungsinya belum benar-benar dipahami. Karena darah berkumpul pada vena setelah kematian, arteri terlihat kosong. Hal tersebut membuat ahli anatomi kuno menganggap bahwa saluran tersebut dipenuhi oleh udara dan fungsinya sebagai alat transportasi bagi udara.
Seorang dokter asal Yunani, Herophilus telah membedakan arteri dan vena. Seorang ahli anatomi Yunani Erasistratus mengamati bahwa arteri yang dipotong saat hidup akan mengeluarkan darah. Dia menganggap bahwa penyebab udara meninggalkan arteri adalah karena adanya darah yang masuk melalui pembuluh yang sangat kecil diantara vena dan arteri.
Di Roma pada abad ke-2 masehi, seorang dokter (tabib) dari Yunani Galen mengetahui bahwa pembuluh darah membawa darah dan berhasil mengidentifikasi darah pada vena (merah tua) dan arteri (lebih terang) serta mengetahui perbedaan fungsinya. Vena mengambil sari-sari makanan yang berasal dari hati, sedangkan arteri membawa udara yang berasal dari jantung. Darah yang mengalir dari kedua organ tersebut ke seluruh tubuh akan digunakan langsung oleh tubuh dan tidak ada pengembalian darah ke jantung maupun hati.
Galen percaya bahwa darah pada arteri dibuat oleh darah vena yang melewati ventrikel kiri menuju ventrikel kanan melalui sebuah “pori-pori”. Udara masuk ke darah dari paru-paru melalui arteri paru-paru dan kemudian dibawa ke sisi kiri jantung.
Pada tahun 1025, ensiklopedia kedokteran The Canon of Medicine yang ditulis oleh dokter asal Persia, Avicenna (Ibnu Sina) meragukan gagasan orang Yunani tentang keberadaan lubang di bagian septum ventrikel yang dianggap sebagai tempat darah mengalir di antara ventrikel. Meskipun demikian, Avicenna membenarkan teori tentang siklus jantung, fungsi katup, dan sirkulasi darah dalam bukunya yang berjudul Treatise on Pulse. Ia juga memperbaiki teori Galen tentang denyut nadi yang keliru. Ia menyatakan bahwa setiap detak nadit terdiri dari dua gerakan dan dua jeda dan denyut nadi adalah gerakan di jantung dan arteri.
Pada tahun 1242, seorang dokter Arab bernama Ibn al-Nafis, menjadi orang pertama yang menggambarkan proses sirkulasi pada paru-paru dengan tepat. Bahkan ia dianggap sebagai bapak fisiologi peredaran darah. Selain itu, ia juga memiliki wawasan tentang sirkulasi kapiler. Namun, ilmu yang dimiliki Ibn al-Nafis terbatas pada peredaran darah di dalam paru-paru dan tidak di seluruh tubuh.
William Harvey melakukan penelitian dan hasilnya diterbitkan dalam Exercitatio anatomica de Motu Cordis et sanguinis di animalibus pada tahun 1628. Ia menyatakan bahwa ada hubungan langsung antara sistem vena dan arteri di seluruh tubuh dan bukan hanya pada paru-paru. Ia juga berpendapat bahwa denyut jantung menghasilkan sirkulasi darah secara terus menerus. Pernyataan William Harvey berhasil meyakinkan dunia kedokteran. Namun, Harvey tidak dapat mengidentifikasi sistem kapiler yang menghubungkan arteri dan vena. Sistem kapiler tersebut ditemukan oleh Marcello Malpighi pada tahun 1661.
Pada tahun 1956, André Frédéric Cournand, Werner Forßmann dan Dickinson W. Richards dianugerahi Hadiah Nobel Kedokteran atas penemuan mereka mengenai kateterisasi jantung dan perubahan patologis dalam sistem peredaran darah.